BERITA

Detail Berita

SMKN 3 Bondowoso Terapkan PSAJ Digital Berbasis LMS untuk Perkuat Literasi Teknologi Siswa

Selasa, 5 Mei 2026 07:31 WIB
59 |   -

SMKN 3 Bondowoso kembali menunjukkan komitmen mereka dalam mendorong perubahan digital di bidang pendidikan.  Langkah ini sesuai dengan kebijakan pemerintah untuk menciptakan pengelolaan lembaga yang lebih baik dan lebih hemat. 

Salah satu contoh nyata dilakukan dengan menerapkan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) yang menggunakan sistem manajemen pembelajaran (LMS). 

Ujian tersebut dimulai pada tanggal 6 April hingga 10 April 2026 dan dihadiri oleh ratusan siswa kelas XII. 

Selama pelaksanaan PSAJ berjalan, pembelajaran bagi siswa kelas X dan XI juga disesuaikan sesuai dengan kebutuhan. 

Untuk menghemat waktu, proses belajar mengajar dilakukan secara online dari rumah masing-masing siswa menggunakan platform LMS yang sama. 

Kepala SMKN 3 Bondowoso, Daris Wibisono Setiawan, menyatakan bahwa pelaksanaan PSAJ tahun ini berbeda dari model ujian tradisional yang sebelumnya menggunakan kertas. 

"Dengan LMS kami, proses penggandaan soal dan pengurangan penggunaan kertas bisa lebih efisien, sehingga hasilnya dapat dilihat lebih cepat, dan guru juga bisa mendapatkan data analitik yang tepat mengenai kemampuan siswa dalam mencapai kompetensi yang ditentukan," katanya. 

Ia menjelaskan, dengan sistem ini siswa hanya perlu mengerjakan soal menggunakan ponsel.  Sistem LMS secara otomatis mengatur durasi pengerjaan tugas serta mencatat jawaban siswa secara langsung saat mereka mengerjakan. 

Selain itu, Daris menilai bahwa penggunaan LMS tidak hanya meningkatkan efisiensi secara teknis, tetapi juga membantu dalam membentuk sikap dan karakter siswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja. 

"Jadi, pembiasaan model belajar secara daring melalui LMS juga upaya kami untuk membangun karakter disiplin dan literasi digital yang kuat," tambah Daris. 

Sementara itu, Wakil Kepala SMKN 3 Bondowoso di bidang kurikulum, Luluk Masluhah, menjelaskan bahwa LMS yang digunakan oleh sekolah adalah platform digital yang dibuat untuk mendukung seluruh proses belajar mengajar. 

Menurut dia, sistem itu memungkinkan guru dan siswa berinteraksi secara lebih teratur, mulai dari penyampaian materi hingga pengecekan hasil belajar. 

"LMS sekolah kami berhasil menyediakan struktur pembelajaran yang lengkap, mulai dari penyampaian materi melalui modul interaktif, ruang untuk berdiskusi, hingga penilaian hasil belajar yang dapat diukur secara langsung dan real-time," kata Luluk Masluhah, yang bertugas sebagai wakil kepala SMKN 3 Bondowoso di bidang kurikulum. 

Dengan penerapan ini, SMKN 3 Bondowoso tidak hanya ikut berkembang bersama teknologi, tetapi juga membantu siswanya lebih siap menghadapi tantangan di era digital yang terus berubah.


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini