BERITA

Detail Berita

Ratusan Siswa Baru SMKN 3 Bondowoso Hijaukan Sekolah Lewat MPLS RAMAH, Dukung Program ASRI dan SIKAP Ketahanan Pangan

Selasa, 21 Juli 2026 07:50 WIB
0 |   -

Ratusan siswa baru SMKN 3 Bondowoso memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) RAMAH dengan cara yang berbeda.

Mereka tidak hanya diperkenalkan dengan budaya sekolah, tetapi juga diajak menanam pohon dan tanaman produktif sebagai bagian dari gerakan peduli lingkungan dan ketahanan pangan di lingkungan pendidikan.

Kegiatan yang digelar di lingkungan SMKN 3 Bondowoso ini menjadi bagian dari penguatan program ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sekaligus implementasi inovasi SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan) yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Program tersebut juga sejalan dengan visi pembangunan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan sebagai agenda strategis nasional.

Sejak pagi, para peserta MPLS RAMAH tampak antusias menyiapkan bibit tanaman yang akan ditanam di sejumlah titik sekolah.

Tidak hanya pohon pelindung untuk menambah keteduhan, mereka juga menanam berbagai jenis sayuran dan tanaman obat keluarga (TOGA) yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran.

Kepala SMKN 3 Bondowoso, Daris Wibisono Setiawan mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah nyata dunia pendidikan dalam merespons berbagai program strategis pemerintah melalui pembentukan karakter peserta didik sejak hari pertama mereka berada di sekolah.

"Kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk membentuk karakter siswa yang cinta dan peduli terhadap kelestarian alam. Harapannya, kepedulian tersebut tidak hanya tumbuh di sekolah, tetapi juga menjadi kebiasaan yang dibawa ke rumah dan lingkungan sekitarnya," ujar Daris, Rabu (15/7/2026).

Menurutnya, MPLS tidak semata menjadi ruang pengenalan lingkungan sekolah. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi sarana menanamkan nilai tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan hidup.

Wakil Kepala SMKN 3 Bondowoso Bidang Kesiswaan, Dani Mayang menambahkan, sinergi antara program ASRI dan SIKAP diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan dan ketahanan pangan.

"Giat ini menanamkan karakter peduli lingkungan dan kemandirian. Melalui sinergi ASRI dan SIKAP, kami siap mencetak generasi yang Meroket," katanya.

Konsep ketahanan pangan yang diusung melalui program SIKAP diwujudkan dengan menghadirkan ruang belajar yang lebih kontekstual.

Area hijau sekolah tidak hanya berfungsi sebagai penghias lingkungan, tetapi juga menjadi laboratorium alam bagi siswa untuk memahami pentingnya pengelolaan sumber daya pangan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Kepala SMKN 3 Bondowoso Bidang Kurikulum, Luluk Maslukhah menegaskan komitmen sekolah untuk merawat seluruh tanaman yang telah ditanam secara berkelanjutan.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi habituasi positif yang melibatkan seluruh warga sekolah.

"Kami ingin lingkungan sekolah ini menjadi tempat belajar yang nyaman, tidak hanya secara akademis, tetapi juga menjadi paru-paru hijau yang menyegarkan. Melalui sinergi program ASRI dan SIKAP, kami berharap budaya peduli lingkungan dapat terus tumbuh di SMKN 3 Bondowoso," ungkapnya.

Melalui aksi sederhana yang dilakukan pada masa MPLS ini, SMKN 3 Bondowoso menunjukkan bahwa pendidikan karakter dapat dimulai dari hal-hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Menanam pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ikhtiar untuk menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga bumi adalah tanggung jawab bersama.

Dari halaman sekolah yang mulai menghijau, tumbuh pula harapan lahirnya generasi yang peduli lingkungan, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini