Hari ke-4 Merayakan Suara Demokrasi: Kegiatan P5 yang Menginspirasi
Suara Kita, Masa Depan Kita. Sudahkah kamu memilih untuk masa depan SMKN 3 Bondowoso?
Hari yang dinanti akhirnya telah tiba. Pada Kamis (7/11/2024), kegiatan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMKN 3 Bondowoso berlangsung dengan tertib, lancar, dan tanpa kerusuhan. Kegiatan ini merupakan bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Suara Demokrasi: "Suara Kita, Masa Depan Kita." Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman siswa-siswi mengenai demokrasi dan mengembangkan karakter sebagai warga negara Indonesia yang demokratis.
Acara dibuka oleh Kepala SMKN 3 Bondowoso, Ibu Anik Sudiartini, S.Pd., M.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya memaknai nilai-nilai Pancasila, terutama dalam perilaku sehari-hari. Beliau menekankan bahwa setiap siswa tidak hanya sekadar mengucapkan sila-sila Pancasila, tetapi juga harus mengamalkannya dalam kehidupan.
Rangkaian pertama dalam kegiatan ini adalah pemungutan suara. Siswa-siswi terlihat sangat antusias memilih paslon yang mereka anggap terbaik. Pemilu tahun ini berbeda dari dua tahun sebelumnya karena menggunakan teknologi baru. Siswa dari jurusan TEI (Teknik Elektronika Industri) telah mengembangkan aplikasi E-Voting, yang memungkinkan pemilihan suara dilakukan menggunakan tablet. Keunggulan dari sistem ini adalah hasil voting yang dapat langsung terlihat di layar, memastikan transparansi dan kecepatan dalam perhitungan suara.
Proses pemungutan suara dimulai lebih awal dengan para Kepala Sekolah, Guru, dan Tendik yang melakukan voting terlebih dahulu. Selanjutnya, dimulai pemungutan suara umum pada pukul 08.00 – 12.00. Pemilihan dibagi dalam dua sesi: kelas X pada sesi pertama dan kelas XI pada sesi kedua. Sementara itu, siswa kelas XII yang sedang menjalani PKL (Praktik Kerja Lapangan) menggunakan sistem E-Voting Online untuk melakukan pemungutan suara dari tempat PKL masing-masing.
Kegiatan ini semakin meriah dengan adanya hiburan dari siswa-siswi SMKN 3 Bondowoso, yang menambah suasana semangat dan antusiasme dalam rangkaian acara. Hingga akhirnya, tibalah saat yang ditunggu-tunggu, yaitu perhitungan suara. Berdasarkan hasil yang ditampilkan oleh aplikasi E-Voting, paslon dengan nomor urut 1 meraih suara terbanyak, diikuti oleh paslon nomor urut 2 dan 3. Hasil ini menunjukkan betapa pentingnya hak suara setiap peserta didik dalam menentukan pemimpin yang tepat untuk organisasi OSIS.
Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya belajar tentang prosedur pemilu, tetapi juga menghayati nilai-nilai demokrasi yang lebih dalam. Kampanye, debat, dan pemungutan suara memberi mereka kesempatan untuk belajar tentang partisipasi politik, menghargai perbedaan pendapat, serta bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
Demokrasi bukan hanya tentang memilih, tetapi juga tentang bertindak untuk kebaikan bersama. Semoga kegiatan ini menginspirasi kita semua untuk selalu bersatu dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik, baik di tingkat sekolah maupun di kehidupan bermasyarakat.
Mari, bersatu dalam demokrasi!
Kegiatan ini mendapatkan sorotan positif sebagai salah satu bentuk penguatan demokrasi di tingkat sekolah. Semoga hasil dari pemilihan OSIS ini membawa perubahan yang baik bagi SMKN 3 Bondowoso dan memberikan pengalaman berharga bagi para siswa. (yds)
Komentar
Jadilah yang pertama berkomentar di sini