smkbisahebat01

smkbisahebat02

alt

alt

 

Galeri SMKN 3

 



 

ARAK ANCAK AGUNG MAULID NABI MUHAMMAD SAW di SMK NEGERI 3 BONDOWOSO

Dalam menyambut hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, beberapa daerah di Indonesia menggelar tradisi unik. Tradisi unik ini salah satunya "Arak Ancak Agung."

 DSC0078

Kamis, 6 Desember 2018 SMK Negeri 3 Bondowoso menyelenggarakan sebuah perhelatan meriah dalam merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW, yaitu Arak Ancak Agung. Kegiatan ini mengusung Tema "Menrladani Sifat-Sifat Nabi Muhammad SAW Sebagai Bentuk Kecintaan Untuk Mewujudkan Generasi Milenial yang Bertasbih". Perhelatan ini dibuka dan dihadiri oleh Sekda Kabupaten Bondowoso, Bapak Agung Trihandono. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa tradisi ini merupakan tradisi yang memiliki nilai positif, merupakan salah satu bentuk pendidikan karakter, STM yang dulu dikenal sebagai sekolah dominasi putra dengan karakter siswa yang 'aktif' kini telah berubah image menjadi sekolah yang religius.

Dr. Umar Said, M.Pd. selaku Kepala SMK Negeri 3 Bondowoso dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan perwujudan dari visi dan misi SMKN 3 Bondowoso BERTASBIH, "Bertaqwa Berkualitas Berinovasi Beristiqomah" kegiatan ini memiliki manfaat religius dan melestarikan budaya leluhur.

 DSC0147

Arak Ancak Agung ini merupakan sebuah tradisi, bagian dari budaya masyarakat Jawa khususnya. Sebenarnya di dalam agama Islam sendiri tidak diajarkan, hanya merupakan sebuah animo masyarakat dalam merayakan kelahiran kanjeng Nabi besar Muhammad SAW.

 DSC0153

Hampir di setiap daerah di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah masih memegang dan menjalankan tradisi ini. Tradisional Islamic Society.
Sebagian besar masyarakat
misalnya, di daerah Surakarta dan Yogyakarta memeriahkan kelahiran kanjeng Nabi dengan pasar malam atau biasa disebut Sekaten.

Sekaten merupakan rangkaian kegiatan tahunan ini berlangsung selama 40 hari, dimulai pada awal bulan Safar. Namun, untuk perayaan secara resmi akan berlangsung pada tanggal 5 dan berakhir pada tanggal 12 Rabiul Awal.
Pada perayaan resmi itu ada sejumlah prosesi penting, di antaranya dimainkannya gamelan pusaka di halaman Masjid Agung masing-masing keraton, pembacaan riwayat hidup Nabi Muhammad, dan rangkaian pengajian di serambi Masjid Agung.
Puncaknya, ada Grebeg Muludan sebagai bentuk syukur pihak istana dengan keluarnya sejumlah gunungan untuk diperebutkan oleh masyarakat.

Gunungan atau yang lebih dikenal Ancak Agung ini merupakan tradisi budaya yang hingga detik ini masih dilestarikan oleh sebagian besar masyarakat Jawa.

Di Kabupaten Bondowoso tak kalah meriah, belasan Ancak Agung dibuat dengan kreativitas luar biasa oleh Siswa/Siswi, Dewan Guru, dan Staf Administrasi Tata Kelola SMK Negeri 3 Bondowoso. Ancak Agung ini kemudian diarak dan dilombakan. Kreativitas luar biasa disuguhkan keluarga besar SMK Technou Entrepreneur ini. Semangat dan perjuangan membuat ancak agung seindah dan semenarik mungkin merupakan penghargaan yang luar biasa.

 DSC0215

 DSC0259

 DSC0327

Ancak Agung dibuat oleh masing masing jurusan, dengan 1 gunungan beranggotakan 3 kelas. Ancak Agung ini kemudian diarak, dilombakan, dan diperebutkan oleh siswa dan guru.

Dalam perlombaan Ancak Agung yang unik dan menarik ini ada 3 kelompok yaitu:
1.Juara 1 kelompok TSM 2
2.Juara 2 kelompok TKR 2
3.Juara 3 kelompok DPIB 1